Postingan

Satu Mangkok Yoshinoya

Teruntuk kamu disana,
Pada akhirnya yang ku sadari adalah cerita mu memang tidak pernah berakhir, atau mungkin belum berakhir. Cerita mu yang selalu ku tulis untuk diingat kembali tidak pernah terganti. Walaupun kenyataannya aku sudah memiliki ragam cerita lain, namun cerita mu seakan tak pernah terlupa. Itulah hal yang ku sadari ketika kembali berjumpa dengan mu di suatu siang teduh. Dan tentang mu, tidak ada satu pun yang berubah. Seperti itulah yang ku rasakan. Paras dan perilaku mu masih sama. Begitu pun dengan sikap mu. Dan yang perlu ku akui, kamu punya cerita terbaik dalam hidup ku! Dengan mu, ragam cerita lain seakan hilang dan lenyap. Aku suka berada di dekat mu.
Tertanda,
Aku yang masih menunggu cerita lainnya dari mu. Ku harap bisa berjumpa lagi dengan mu beserta mangkok lainnya!

CGK - JOG

Aku terpaku didepan ruang pemeriksaan.
Sedari tadi aku sungguh khawatir apa yang terjadi dengannya.
Kabar yang sungguh mengejutkan ditengah rutinitas hari-hari ku.
Perjalanan satu jam menggunakan pesawat terasa seperti satu hari.
Aku hanya ingin bertemunya dalam kondisi baik-baik saja, Tuhan.

[F L A S H B A C K]

Drrt..... drrt.....

"Halo selamat siang, dengan mba Almira?"

"Iya betul, ada apa ya?"
"Mohon maaf mba, contact mba merupakan contact yang terakhir dihubungi oleh mas Arya. Mas Arya dalam perjalanan menuju rumah sakit di Jogja dikarenakan tadi terjatuh ke jurang saat tengah bekerja. Mohon agar secepatnya mba bisa kemari. Terima kasih mba."
Seketika, tubuh ku bergetar dan tanpa menunggu lagi aku segera berlari keluar kantor dan hanya berkata kepada rekan kerjaku bahwa Arya kecelakaan. Secepat mungkin ku kendalikan mobil ku tanpa berpikir akan bahaya yang mungkin terjadi. Yang ku pikirkan hanya Arya dalam benak ku.

"Permisi mba, mas Arya masih dala…

This night-post

"Bring my mood back."
Sebuah kalimat yang menggambarkan bagaimana perasaan malam ini. Bete. Sebuah kata simple yang sering diutarakan perempuan. Alasannya? Bisa ada bisa tidak. Mungkin saja memang hormon, tapi sering kali beralasan dan kadang we dont know how to say it. Seperti rasanya nggak mungkin bilang kalo gue bete karena ini atau karena itu.  Lalu, kenapa?
Terkadang kita telah menyusun jadwal dan mempersiapkannya. Bahkan tak jarang kita membayangkan apa yang harusnya kita lakukan, secara jelas. Tapi pada kenyataannya ketika kita butuh lawan main, orang lain, untuk melakukannya. Terhambat. Bayangan kita buyar dan bubar. Lalu? Kenapa nggak bilang aja? Who am I?
Sincerely,

Me -- Someone that (un)important for u.
If u can do all of that task, so why dont u go, just by yourself.
Gambar
Setiap wanita menginginkan seorang pria sholeh nan baik hati hadir dalam kehidupannya. Bukan hanya sekedar hadir dan lewat begitu saja, namun juga singgah dan mewarnai hari-harinya. Untuk dapat membuatnya singgah, seorang wanita harus lah menyajikan apa yang memang sepantasnya disajikan. Sesuai dengan firman Allah dalam Surah An-Nuur, yaitu:
”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” (QS.An­-Nuur:26)
Dari kandungan ayat tersebut seharusnya kita sepantasnya berkaca terlebih dahulu ketika kita menginginkan ia hadir dan singgah dalam hidup kita. Sebagai wanita, kita hendaklah mempercantik diri, baik fisik maupun hati. Namun, mempercantik h…

Deeply, Secretly

"Please tell me why do birds, sing when you're near me, sing when you're close to meThey say that I'm a fool, for loving you deeply, loving you secretly."
"Please tell me why can't I, breathe when you're near me, breathe when you're close to meI know, you know I'm lost, in loving you deeply, loving you secretly, secretly." Saybia-The Day After Tomorrow

You

Some people said that every single thing in our life must we write in our diary or must we capture with our camera. Why we must do that? Because, sometimes memories of the sweetest things in this world only happened for once. And I think that you are one of the sweetest thing in my life that will happen for once, now, and not tomorrow.

I called it "Deja vu"

Entah kenapa, akhir-akhir ini gue ngerasain seperti 2 tahun lalu. Seperti saat gue kelas 10. Hal yang dulu sangat membuat gue semangat ke sekolah dan rela-relain ke sekolah gara-gara hal itu. Hal yang selalu gue tunggu tiap sore menjelang malam. Dan sialnya, hal itu terjadi lagi. Di posisi yang sama, yap bener banget, gue ada di posisi yang sama. Diantara dua orang atau mungkin banyak orang. Persamaan karakteristik antara dua orang yang berbeda secara visual, membuat gue cukup dapat mengingat dan mengulang apa yang dulu sempat terjadi. Perbedaannya mungkin, hanya masalah waktu. Sekarang, terasa begitu lebih cepat terjadi dibandingkan dulu. Tapi, sebenernya intinya sama. But, I can't share the story in here. Kalo gue pikir-pikir lagi, ini juga seperti dulu. Saat gue bersama 'orang itu'. Kalo sama 'orang itu' kisah ini terasa lebih mungkin dan masuk akal, dan sialnya hal ini terjadi pada waktu yang sama pas dulu gue sama 'orang itu'. But, I've learned ma…