Posts

Satu Mangkok Yoshinoya

Teruntuk kamu disana, Pada akhirnya yang ku sadari adalah cerita mu memang tidak pernah berakhir, atau mungkin belum berakhir. Cerita mu yang selalu ku tulis untuk diingat kembali tidak pernah terganti. Walaupun kenyataannya aku sudah memiliki ragam cerita lain, namun cerita mu seakan tak pernah terlupa. Itulah hal yang ku sadari ketika kembali berjumpa dengan mu di suatu siang teduh. Dan tentang mu, tidak ada satu pun yang berubah. Seperti itulah yang ku rasakan. Paras dan perilaku mu masih sama. Begitu pun dengan sikap mu. Dan yang perlu ku akui, kamu punya cerita terbaik dalam hidup ku! Dengan mu, ragam cerita lain seakan hilang dan lenyap. Aku suka berada di dekat mu. --- 10/11/17 Tertanda, Aku yang masih menunggu cerita lainnya dari mu. Ku harap bisa berjumpa lagi dengan mu beserta mangkok lainnya!

CGK - JOG

Aku terpaku didepan ruang pemeriksaan. Sedari tadi aku sungguh khawatir apa yang terjadi dengannya. Kabar yang sungguh mengejutkan ditengah rutinitas hari-hari ku. Perjalanan satu jam menggunakan pesawat terasa seperti satu hari. Aku hanya ingin bertemunya dalam kondisi baik-baik saja, Tuhan. [F L A S H B A C K] Drrt..... drrt..... "Halo selamat siang, dengan mba Almira?" "Iya betul, ada apa ya?" "Mohon maaf mba, contact mba merupakan contact yang terakhir dihubungi oleh mas Arya. Mas Arya dalam perjalanan menuju rumah sakit di Jogja dikarenakan tadi terjatuh ke jurang saat tengah bekerja. Mohon agar secepatnya mba bisa kemari. Terima kasih mba." Seketika, tubuh ku bergetar dan tanpa menunggu lagi aku segera berlari keluar kantor dan hanya berkata kepada rekan kerjaku bahwa Arya kecelakaan. Secepat mungkin ku kendalikan mobil ku tanpa berpikir akan bahaya yang mungkin terjadi. Yang ku pikirkan hanya Arya dalam benak ku. "Per...